Input Data Harus Valid

 

– Jembatan selama 30 mtr. yang menyambungkan Dusun Bulia dengan Dusun Mekar Jaya di desa Potanga, Kecamatan Boliyohuto,Kabupaten Gorontalo…

Bimtek E-Monep, Sekda: Input Data Harus Valid

Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin dalam acara Pendampingan serta Penginputan/Bimtek E-Monep dilingkup Pemkab Gorontalo Utara. (photo:humas)

– Penting jadi perhatian tiap operator OPD serta Kecamatan, supaya tiap data yang diinput dalam aplikasi E-Monep, ialah data yang valid. Data ini nanti, jadi referensi dalam penerapan rakorev.

Dalam acara Pendampingan serta Penginputan/Bimtek E-Monep, Sekda Gorontalo Utara Ridwan Yasin minta, terdapatnya kesungguhan dalam pekerjaan itu. Data dari aplikasi E-Monep, nanti akan dievaluasi pada rakorev,” kata Sekda.

Acara yang diprakarsai Sisi Pembangunan ini, diadakan bekerja bersama dengan Biro P2E Propinsi Gorontalo. Acara ini, diikuti semua Operator dari tiap OPD, Camat serta Sisi di Setda Kabupaten Gorontalo Utara.

Sekda menjelaskan, ini dikerjakan, dalam rencana pengawasan penerapan pembangunan, baik perkembangan fisik serta keuangan, jadi bentuk dari transparansi serta keterbukaan publik.

Baca : https://www.sribu.com/id/cat/jasa-input-data

Panglima ASN ini menerangkan, pengetahuan mengenai beberapa perkembangan serta menambahkan menu dan langkah penginputan pada aplikasi paling baru, harus diketahui. Sekda mengaku, pentingnya rekonsilasi serta tuntunan dari P2E Propinsi Gorontalo mengenai pemakaian aplikasi E-Monep.

Supaya operator yang ditugaskan menginput data dari OPD atau Kecamatan dapat membuahkan data yang valid serta akuntabel,” tutur Sekda. Sekda mengharap, kemampuan serta kualitas operator, akan makin baik, mumpuni serta dapat memberikan laporan tiap progress penerapan pekerjaan dengan bertahap.

Beberapa peserta Pendampingan serta Penginputan/Bimtek E-Monep 2019. (photo:humas)

Selain itu, Plt. Kepala Sisi Pembangunan Setda Haris Latif menerangkan jika, pekerjaan ini diadakan untuk sesuaikan pada beberapa perkembangan serta menambahkan feature aplikasi E- Monep.

Sehingganya memerlukan publikasi, pengawasan, suport serta pendampingan pada tahun ini,” kata Haris Latif.

Awalnya kata Haris Latif, sudah diadakan Pra E-Monep, untuk pemercepatan proses penginputan program, sasaran berbelanja serta realisasi berbelanja dari tiap OPD pada bulan Februari tempo hari.

Bimtek itu direncanakan diadakan sejauh ini 4 hari semenjak tanggal 6 Maret sampai 9 Maret 2019. (hl/man/hms_fhr)