Mengenal Lebih Dekat Peran dan Tugas Staf Stocker Warehouse

Mengenal Lebih Dekat Peran dan Tugas Staf Stocker Warehouse – Salah satu komponen penting yang biasanya dimiliki oleh sebuah perusahaan warehouse. Di mana divisi ini juga merupakan bagian dari sistem logistik, yang bertugas menyimpan barang, baik itu bahan baku, bagian dari produksi, produk setengah jadi hingga produk jadinya.

Selanjutnya warehouse akan memberikan laporan atau informasi kepada manajemen perusahaan, berkaitan dengan kondisi, status maupun disposisi dari barang-barang tersebut. Dan karena keberadaan gudang sangatlah penting, maka sebaiknya dibangun gudang yang efisien meskipun sifatnya hanya sebagai penyimpanan sementara.

Untuk mendata barang perusahaan yang jumlahnya tidak sedikit, maka dibutuhkan pekerja yang bisa melakukan tugasnya dengan baik dan salah satunya adalah staf stocker warehouse. Para staff ini akan membantu fungsi warehouse berjalan sebagaimana mestinya, mulai dari efektivitas dan efesiensi, realibiitas hingga kecepatan warehouse dalam memasok produk.

Agar setiap kendala bisa dihadapi, maka untuk pengolaannya dibutuhkan sebuah sistem manajemen pergudangan. Dan ini harus didukung dengan teknologi informasi yang bisa membantu mempermudah proses pengawasan pergerakan barang di warehouse. Perlu kalian ketahui jug bahwa ini adalah tugas administrasi gudang yang pokok dan harus dimengerti.

Selanjutnya tugas lain dari staf stocker warehouse adalah

Penerimaan Barang

Aktivitas bongkar muat merupakan hal lumrah yang terjadi dilingkungan pergudangan. Dan salah satu tugas staff stocker adalah bertanggung jawab atas hal tersebut. Pekerjaan dimulai dengan mengawasai, mencatat jumlah, nama, jenis, pengirim atau penerima hingga waktu barang diterima atau dikeluarkan.

Proses penerimaan barang ini harus di cek se-detail mungkin, termasuk diantaranya adalah surat jalan atau invoice yang informasinya cukup lengkap. Di sini juga staff stocker diperbolehkan menandatangi surat tersebut. Sesuai dengan prosedur dan ketentuan perusahaan.

Penyimpanan Barang

Untuk menjadi seorang staf stocker warehouse adalah mereka yang memiliki kemampuan yang cukup baik dalam team work, manajemen waktu, inventory control, keterampilan entri data dan dokumentasi dan masih banyak lagi.

Dari perannya tersebut, staff stocker kemudian akan melakukan proses penyimpanan barang. Bagian storing ini akan bertanggung jawab pada kualitas serta kuantitas barang. Di mana proses ini telah melalui pemeriksaan oleh bagian receiving yang sudah sesuai dengan standar QC, baru kemudian disimpan sesuai layoutnya.

Tugas staff gudang belum berhenti disitu, karena harus memastikan terlebih dahulu, barang yang diterima sudah sesuai dengan label barang. Dan bila tidak sesuai maka akan dibuatkan klaim kepada supplier.

Laporan Aktivitas Barang

Selanjutnya yang akan dilakukan oleh staf stocker warehouse adalah membuat laporan atas jumlah maupun kondisi barang yang biasanya akan terus mengalami perubahan. Proses pencatatan ini juga akan dilakukan sangat detail mulai dari harian, mingguan hingga bulanan.

Tugas ini tentunya untuk mempermudah pencarian data dan informasi atas barang masuk, keluar, rusak ataupun return hingga stok barang yang masih tersedia di gudang.

Koordinasi dengan Divisi Lain di Perusahaan ataupun Klien

Satu lagi tugas staf stoker warehouse adalah menjalin komunikasi yang intends dan baik dengan divisi lain di perusahaan, pihak manajemen, hingga klien perusahaan. Sebagai penyambung informasi, maka mereka yang bekerja pada bagian ini memang harus orang yang komunikatif dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dan sesuai dengan prosedur.

Melihat begitu banyaknya tugas seorang staf stoker, maka bagi Anda yang tertarik bekerja di bidang ini, sebaiknya Anda adalah orang yang teliti, terampil, memiliki inisiatif yang cukup besar serta energik.

Kini Anda sudah mengenal lebih dekat bahwa staf stoker warehouse adalah peran yang sangat dibutuhkan oleh sebuah perusahaan dan tidak bisa dianggap sepele hanya karena pekerjaannya di gudang.